Pemerintah Desa Puding melaksanakan kegiatan Sosialisasi Stunting dan Rembuk Stunting tingkat Desa sebagai upaya nyata dalam pencegahan dan penanganan masalah kesehatan masyarakat, khususnya stunting. Forum ini menjadi wadah musyawarah antara kader kesehatan, masyarakat, Pemerintah Desa, dan BPD untuk mendayagunakan sumber daya pembangunan desa dalam memutus mata rantai stunting.
Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan. Selain menyebabkan tinggi badan anak lebih pendek dari standar usianya, stunting juga berdampak pada perkembangan kognitif, motorik, serta meningkatkan risiko penyakit.
Tema besar sosialisasi kali ini adalah “Pencegahan dan Penanganan Stunting” yang menjadi bentuk keseriusan Pemerintah Desa Puding dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Yayan, jajaran Pemerintah Desa, Camat Pino, Danramil, Kapolsek Pino, Pendamping Desa, Kepala Puskesmas, BPD, seluruh kader kesehatan, serta ibu hamil, ibu balita, dan remaja desa.
Dalam pemaparannya, Ibu Riskia dari Puskesmas Anggut menegaskan bahwa stunting tidak hanya dipengaruhi oleh gizi anak, tetapi juga faktor pola asuh, kebiasaan merokok, ketersediaan air bersih, sanitasi keluarga, dan lingkungan. Oleh karena itu, penanganan stunting harus dilakukan secara menyeluruh melalui pendekatan konvergensi.
Adapun beberapa usulan yang muncul dalam rembuk stunting di bidang kesehatan antara lain: pengadaan tambahan PMT untuk balita dan lansia, penyediaan alat cek kolesterol dan gula darah, penambahan obat-obatan, timbangan, baterai, alat ukur lingkar lengan dan kepala, serta alat pengecek HB.
Kepala Desa Yayan menyampaikan bahwa hasil rembuk stunting ini akan menjadi data penting untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Desa untuk terus mengupayakan yang terbaik bagi kesehatan masyarakat. “Semoga dengan adanya sosialisasi dan rembuk stunting ini dapat menambah pengetahuan ibu-ibu dalam menjaga kesehatan anak-anak dan keluarganya,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Desa Puding menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program nasional pencegahan stunting demi mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas.
Form Komentar